README FIRST

Jangan heran apabila dalam blog ini ada ide di sebuah posting yang bertentangan dengan posting yang lain. Semua posting ini ditulis oleh orang yang sama yaitu saya. Tetapi posting yang ditulis tahun 2013 ke depan ditulis oleh saya yang sudah tercerahkan oleh berbagai pengalaman hidup. Dari diliput oleh koran luar negeri, kehilangan teman yang tewas tertembak dalam kerusuhan Ambon 2011, sampai melancong ke belahan lain dunia ini, semuanya itu membentuk sebuah pemikiran yang berbeda dari sebelumnya.

30 November 2009

Rokok Bikin Bego

Merokok telah menjadi kebiasaan sebagian besar laki-laki dan sebagian kecil perempuan di Indonesia. Konsumsi rokok setiap hari membuat perusahaan-perusahaan rokok menjadi raksaksa dan menjadi kaya sekaligus penyumbang besar pemasukkan negara. Namun, di sisi lain merokok telah membuat orang menjadi bodoh. Mengapa?

Sebelumnya, saya ingin membagi perokok menjadi 3 jenis:
1. mereka yang merokok di tempat-tempat yang dengan jelas memiliki larangan merokok
2. mereka yang merokok di tempat-tempat umum atau di dekat orang lain
3. mereka yang merokok di tempat khusus merokok atau di tempat dimana tidak ada orang lain

Untuk membela diri, para perokok sering kali mengatasnamakan HAM. Ini adalah alasan yang sangat egois karena HAM disini adalah HAM perokok itu sendiri tanpa memperhatikan HAM orang lain. Perokok jenis 2, misalnya, merasa memiliki kebebasan untuk merokok tanpa menghiraukan bahwa orang lain pun memiliki sebuah kebebasan, yaitu untuk menghirup udara bersih yg tidak terkontaminasi asap rokok. Lebih parah lagi, di negeri ini kita masih sering menjumpai perokok jenis 1 yang merasa bebas untuk merokok sekalipun di ruangan ber-AC misalnya. Masih soal hak, pertanyaan bagus untuk perokok jenis 3: "Apakah Anda memiliki hak untuk merokok?". Lihat jawabannya di: http://poenjagw.blogspot.com/2008/10/teoliberalisme.html

Di kebanyakan negara maju, perokok jenis 1 dan 2 ini dikenai sanksi hukum yang tegas karena telah menyangkal nilai kebebasan orang lain. Sejak tahun 2005, Jakarta telah mengeluarkan peraturan semacam ini. Tapi pada pelaksanaannya tidak berjalan karena tidak adanya ketegasan dalam penegakan peraturan ini.

Bicara soal kebebasan, sebenarnya bukan saja kebebasan orang lain yang direnggut dengan kebiasaan buruk ini (untuk jenis perokok 1 dan 2), namun juga kebebasan si perokok itu sendiri (untuk semua jenis perokok). Hampir semua perokok tidak kuasa untuk berhenti merokok karena sudah kecanduan. Itu berarti ia tidak bisa mengendalikan dirinya lagi. Ia telah menjadi "budak" rokok dan rokok telah menjadi "tuan" atasnya.

Rokok bukan sekedar barang konsumsi biasa. Ia adalah sebuah berhala di zaman modern ini. Seorang perokok yang mengaku beragama belum tentu merasa tidak tenang jika dalam satu hari ia tidak berdoa kepada Tuhan, tapi ia pasti merasa tidak tenang/nyaman jika dalam sehari saja belum merokok.

Dari segi kesehatan sudah jelas bahwa rokok itu adalah racun. Namun banyak perokok yang tidak percaya atau tidak peduli akan hal ini. Apakah mereka yang tidak percaya lebih pintar daripada para ahli yang telah melakukan riset dan menyatakan rokok itu buruk untuk kesehatan? Dan mereka yang tidak peduli adalah orang-orang yang berpikir jangka pendek karena memang akibat dari rokok itu biasanya terjadi untuk jangka panjang. Seseorang yang merokok tidak langsung mati seketika, tapi mati pelan-pelan dengan menimbun penyakit jantung atau kanker misalnya di beberapa tahun mendatang.

Zaman dulu, di desa-desa ada labeling "banci" terhadap para lelaki yang tidak merokok. Labeling ini masih ada meskipun tidak segencar dulu. Yang jelas, labeling seperti ini sangat tidak rasional. Merokok itu tidak keren sama sekali. Misalnya, karena merokok, baru bermain bola sekian menit saja sudah kepayahan. Yah........ itu sama sekali gak keren! :p

Intinya, merokok udah buat orang bego, merenggut kebebasan, dan merusak kesehatan. Hindari rokok, musnahkan, fatwakan haram! Mari menjadi orang Indonesia yang lebih sehat baik jasmani maupun rohaninya tanpa rokok.

09 Mei 2009

Terapi Mata Minus

Baca posting bersangkutan sebelumnya (klik di sini)
Jangan berkecil hati hai orang-orang minus sedunia, sebab ada solusi pengobatan mata minus. Ini bukanlah operasi ataupun metode laser, ini adalah sebuah terapi alami yang saya dapatkan dari seorang teman tua di Singapore.

Waktu: 2xsehari (pagi dan sore)
Tempat: memiliki jarak pandang lumayan jauh (direkomendasikan outdoor).
Alat: sebuah baskom berisi air bersih
Caranya:
  1. 1 Cipratkan air secukupnya sampai membasahi kedua mata
  2. 2 Berdiri tegak, miringkan badan ke kanan kiri masing-masing 10x
  3. 3 Gelengkan kepala ke atas bawah masing-masing 10x
  4. 4 Gelengkan kepala ke kiri kanan masing-masing 10x
  5. 5 Putar kepala ke kiri kanan masing-masing 10x
  6. 6 Cipratkan air secukupnya sampai membasahi kedua mata
  7. 7 Geser mata melirik ke atas bawah masing-masing 10x
  8. 8 Geser mata melirik ke kiri kanan dengan bantuan tangan yang direntangkan sebagai titik yang harus dilihat masing2 10x.
  9. 9 Putar mata ke kiri kanan masing-masing 10x
  10. 10 Cipratkan air secukupnya sampai membasahi kedua mata
  11. Pijat daerah sekeliling mata dengan satu jari dari tiap tangan secara bersamaan sampai 10x putaran lalu geser arah pijatan ke belakang kepala sampai kedua jari bertemu.
catatan:
*Untuk no.2-4, fokus mata ke titik lurus di depan
*No. 1, 6, dan 10 dimaksudkan agar tak terjadi iritasi pada mata
*Pada seluruh gerakan (2-4, 5-9), rasakan tarikan otot mata Anda.

Terapi ini tidak membutuhkan biaya dan sangat sederhana, namun hanya diperlukan ketekunan. Saya telah mencobanya sendiri dan hasilnya benar-benar efektif. Dalam waktu seminggu satu mata akan turun minusnya sebanyak 0.25. Mata(dua-duanya) saya semula -4.5 menjadi -3.5. Namun saya belum sampai menuntaskan terapi ini karena cukup menyita waktu saya dan mungkin akan terasa sedikit memalukan untuk melakukannya outdoor dan dilihat orang banyak. Anyway, jika ada pertanyaan masukkan di komentar. Selamat mencoba!
Untuk lebih jelas, silahkan lihat video youtube di sini.

30 April 2009

Puisi De Santos (3)

Teriakan Kami

Kami ditindas
Hampir rata digilas
Kami ditekan
Beban berat diemban
Kami dibungkam
Tertiup bagai sekam
Hidup kami dipaksa
Mati kami tak kuasa
Kami diinjak-injak
Kami harus bertindak!

De Santos, Sept 2008

Berbeda dengan dua puisi sebelumnya, puisi kali ini adalah sesuatu yang ekspresif, bukannya sekedar permainan kata-kata. Dapat dilihat dengan jelas apa yang sedang saya rasakan pada saat saya membuat puisi tersebut. Pada saat itu, ada rasa tak enak yang mengganjal di hati saya. Namun setelah saya tumpahkan dalam bentuk puisi, hati saya agaknya terasa lega. Apabila Anda sedang merasa kesal ataupun tak karuan, jangan menyakiti diri sendiri atau orang lain, lebih baik lampiaskan perasaan Anda pada selembar kertas atau sehalaman microsoft word. Yang akan Anda hasilkan bukanlah luka dan kerusakan, tapi sebuah karya yang benar-benar merupakan seruan jiwa.

27 April 2009

G30S - Sebuah Keberhasilan

Ket:
+ (hal yang mendukung pihak tersebut sebagai dalang)
- (hal yang menepis kemungkinan pihak tersebut sebagai dalang)

Di sini kita berasumsi dasar bahwa gerakan G30S adalah sebuah rencana yang tersusun dan terencana dengan baik. Itu berarti G30S membawa keuntungan bagi dalangnya. Berdasarkan asumsi itu, ada 2 kemungkinan dalang yang dipaparkan di bawah ini:

Soeharto
1+ Soeharto adalah orang yang haus akan kekuasaan, kurang bermoral
2+ Halangan Soeharto untuk mencapai tampuk kekuasaan adalah senior-senior AD-nya dan PKI yang dekat dengan Soekarno. G30S adalah cara bagus untuk menyingkirkan dua musuhnya sekaligus. Dengan terbunuhnya panglima-panglima AD, ia memiliki alasan untuk membasmi PKI yang dituduh melakukannya.
3+ Kedekatannya pada Letkol Untung, pelaksana lapangan operasi G30S, membuat tuduhan terhadap dirinya semakin nyata.
4+ Ketidakkonsistenan dalam menjawab pertanyaan wartawan mengenai peristiwa malam sebelum terjadinya G30S.
5+ Setelah Orde Baru berakhir, banyak sekali buku yang terbit mengacu pada G30S/Soeharto dari kesaksian tahanan2 yang lepas (Soebandrio, Latief, Omar Dhani).
6+ Pertemuan dengan Latief di RSPAD 30 September malam.
1- Adanya sentimen anti-Soeharto setelah Orde Baru runtuh yang menyebabkan penilaian terhadapnya bersifat sangat subjektif.
2- Loyalitas terhadap Soekarno terbukti dengan penyerahan kekuasaan yang terjadi secara alot.
3- Sebagai pemain tunggal sangat sulit apalagi untuk menghancurkan ekonomi suatu bangsa.
4- Penurunan pangkat di atas Letkol yang diumumkan oleh Untung dalam dekrit no.1
5- Pemberian grasi kepada Latief sehingga ia bisa bersaksi setelah bebas.
6- Pemberitahuan oleh Latief mengindikasikan bahwa Soeharto tidak tahu apa-apa sebelumnya.


CIA
1+ Kepentingan AS yang amat besar untuk membendung komunis
2+ SSKAD sebagai tempat pendoktrinan atau pendekatan kepada pejabat-pejabat AD
3+ Kekurangan kekuatan militer di zaman Perang Vietnam yang sangat melelahkan
4+ CIA punya modal (pengalaman dan dana) yang tidak dimiliki 'dalang-dalang' lain
1- Pengumuman Letkol Untung yg membawa-bawa nama CIA
2- Kedubes AS diserang pada bulan Maret 1966
3- Membunuh Dewan Jenderal yang pro-AS
4- Tidak seperti cara AS biasanya seperti di Korea dan Vietnam
5- Dokumen-dokumen CIA yang menyatakan bahwa AS kaget dengan tindakan tiba-tiba G30S.

All- Pelurusan sejarah yang dilakukan setelah Orde Baru runtuh sebenarnya adalah penyimpangan sejarah. Dengan menuduh Soeharto dan/atau CIA sebagai dalang, ini memperlihatkan bahwa PKI itu tidaklah bersalah. Kelihatannya ada usaha-usaha untuk membangkitkan komunisme kembali di Indonesia.

23 April 2009

G30S - Sebuah Kegagalan

Ket:
+ (hal yang mendukung pihak tersebut sebagai dalang)
- (hal yang menepis kemungkinan pihak tersebut sebagai dalang)

Di sini kita berasumsi dasar bahwa gerakan G30S adalah sebuah kegagalan. Itu berarti G30S malah membawa kerugian bagi dalangnya. Berdasarkan asumsi itu, ada 3 kemungkinan dalang yang dipaparkan di bawah ini:

PKI
1+ Merasa terancam oleh para jenderal AD yang sangat anti-komunis. Isu sakitnya Soekarno mengancam PKI karena apabila Soekarno meninggal, kemungkinan besar orang AD yang akan menggantikan posisinya. Jika AD sudah berada di tampuk kekuasaan, pasti PKI akan ditindas atau malah dilibas.
2+ Pelaku lapangan G30S (Untung, Latief, Soepardjo) yang pernah ikut dalam Kelompok Diskusi Patuk dapat dikategorikan sebagai orang AD yang berada di bawah pengaruh PKI.
3+ Nama PKI sudah tercoreng ketika terjadi pemberontakan di Madiun tahun 1948.
4+ Seperti halnya di negara-negara lain, komunis menghalalkan segala cara termasuk kekerasan untuk mencapai komunisme.

1- Beresiko tinggi terhadap kehancuran partai. Pada saat itu PKI sudah merupakan partai besar dan berpengaruh.
2- Rencana yang prematur, tidak ada koordinasi antara Jakarta dengan daerah-daerah.

Soekarno
1+ Soekarno berkata, "Kamu bisa menjadi teman atau musuh saya. Itu terserah kamu. ... Untukku, Malaysia itu musuh nomor satu. Suatu saat saya akan membereskan PKI, tetapi tidak sekarang." ( sumber: Dokumen CIA bertanggalkan 13 Januari 1965 yang baru dibuka)
2+ Pelaksana langsung operasi G30S adalah pasukan Cakrabirawa (pasukan penjaga keamanan Presiden) yang dipimpin oleh Letkol Untung. Karena merasa dirinya akan dikudeta oleh jendera-jenderalnya, ia mengambil tindakan pencegahan dengan memerintahkan Tjakrabirawa untuk membereskan mereka.
3+ Kesaksian para terpidana di Mahmilub bahwa Soekarno setidaknya terlibat.
4+ Keberadaanya di Halim bersama para pelaku G30S tgl 1 OKt
5+ Tidak datang pada upacara pemakaman para jenderal tgl 5 Okt
6+ Perlindungannya kepada para pimpinan PKI
7+ Traumatis terhadap AD. Pada tahun 1952 tentara pernah mengarahkan meriamnya ke istana dan mendesak pembubaran parlemen.
8+ Ketidaksepahaman AD terhadap Nasakom. AD dipandang sebagai suatu kekuatan yang selalu menghadang ide-idenya.
9+ Isu Dewan Jenderal dan Dokumen Gilchirst
1- Kesaksian Hariyati bahwa Soekarno kelihatan bingung tak tahu apa-apa sesaat setelah terjadinya coup.
2- Kepada Ibu Supeni (PNI):"Saya yang memperjuangkan negara kesatuan dari muda sampai tua, kok sampai pecah persatuan. Kalau harus tenggelam biarlah saya yang tenggelam."
3- Rencana yang tidak efisien karena dengan membunuh para jenderal, ia tidak akan siapa lagi yang terlibat dalam usaha kudeta terhadap dirinya.
4- Dekrit no.1 oleh Untung mengkudeta pemerintahan yg pada saat itu ada.

RRT/Cina
1+ Sudah memiliki daftar korban pada 1 Okt jam 09.00. Di daftar itu, ada nama Nasution yang sebenarnya lolos dari penculikan. Ini mengindikasikan bahwa Cina telah memiliki draft daftar jenderal-jenderal sebelum kejadian.
2+ Tanggal yang dipilih untuk terjadinya operasi itu adalah tanggal 1 Oktober, bertepatan dengan Hari Nasional Cina.
3+ Pada tanggal 5 Oktober, Kedubes Cina adalah satu-satunya Kedubes yang tidak mengibarkan bendera setengah tiang untuk menghormati jenderal-jenderal yang wafat.
4+ Dokter yang memeriksa kesehatan Soekarno adalah dokter dari RRT, sehingga isu akan segera meninggal/lumpuhnya Sang Presiden dapat direkayasa oleh pihak RRT.

20 April 2009

My Minus Eyes


Tidakkah Anda menyadari bahwa di zaman sekarang ini jumlah orang bermata minus terus bertambah banyak? Betapa tidak, hadirnya media-media elektronik dengan segala radiasinya dan juga hidup di ruang yang jarak pandangnya dekat menjadi alasan mengapa hal itu terjadi.

Saya adalah salah satu korban radiasi TV. Sejak kelas 3 SD, saya sudah menderita cacat mata rabun jauh, namun saya baru mengaku pada orang tua dan mulai memakai kacamata di kelas 6 SD. Menggunakan kacamata mengganggu penggunanya dalam beberapa hal:
1. Bagian kulit di bawah mata menjadi kehitaman karena kurang terkena sinar matahari.
2. Membatasi ruang gerak (dalam berolahraga dsb).
3. Membuat kurang percaya diri akan penampilan (bagi sebagian orang).

Karena pertimbangan-pertimbangan tersebut (khususnya no.2), akhirnya pada saat yang berbahagia dan dengan selamat sentausa menghantarkan saya pada pintu gerbang lensa kontak! Saya menggunakannya semenjak saya berada di kelas 3 SMA. Akan tetapi, softlens pun memiliki beberapa kekurangan. Salah satunya adalah resiko iritasi pada mata yang cukup tinggi. Oleh karena itu, banyak orang bermata minus seperti saya mendambakan sebuah penyembuhan agar kembali memiliki mata yang normal. Saya memiliki solusinya. Apakah itu? Temukan jawabannya di posting saya berikutnya yang berjudul "Terapi Mata Minus".

07 April 2009

Miss UPH 2009


Eka Patricia: "Pantas atau tidaknya seseorang menyandang gelar Miss UPH Scholar 2009 hanya bisa dinilai dari tindakan dan dari setiap keputusan yang diambilnya. Tidak setiap orang tau akan potensi yang dimiliki dirinya, tidak setiap orang menyadari akan kemampuan yang milikinya dan meskipun kita menyadarinya, belum tentu orang lain dapat melihat hal itu didalam diri kita. Demikian halnya dengan saya, mungkin orang lain tidak menyadari akan potensi yang ada didalam diri saya, tapi saya yakin dan percaya bahwa saya bisa jadi pribadi yang membanggakan dan menjunjung tinggi visi misi UPH, tidak semata-mata karena kemampuan yang saya miliki tapi juga karena dukungan orang-orang terdekat saya serta karena usaha, kemauan dan kerja keras yang berani saya pertanggung jawabkan. Saya harap saya bisa membawa dampak positif serta menjadi berkat bagi orang-orang di sekitar saya. Keinginan untuk terus menggali potensi diri dan mencari pengalaman baru membuat saya semakin yakin bahwa saya dapat menjadi teladan dalam Miss UPH Scholar 2009. Datang dan dukung saya dalam malam penobatan MISS UPH SCHOLAR 2009, 29 April 2009 di Grand Chapel UPH, get your ticket right now!
(call 0818 07329 888)
God bless you all"

Untuk Miss Photogenic, ketik:
MISSUPH(spasi)06
Kirim via sms ke 9800

Untuk cek pringkat sementara, ketik:
MISSUPHTOP5
Kirim ke 9800

26 Maret 2009

Puisi De Santos (2)

Siapadakah?

siapakah pengukir langiT ?
siapa menyuruh jantUngku berdetak ?
siapa empunya Hari dan menit?
celaka aku, yAng menolong adakah?
adakah yaNg tahu jawabnya?
SIAPA?

Originally by De Santos, Oct 2008

"Siapadakah?" diambil dari dua kata, yaitu "siapa" dan "adakah". Huruf "a" yang ada di belakang kata "siapa" dan di depan kata "adakah" dileburkan menjadi satu. Memang kedengaran asing dan aneh, namun tentu saja pembuatan judul ini adalah hak mutlak dari sang pencipta puisi (saya).

Puisi ini merupakan contoh lain dari puisi konkret (setelah puisi "AKU JATUH"). Huruf-huruf kapital pada lima baris pertama, jika semuanya diurutkan dari atas ke bawah, akan membentuk kata TUHAN yang adalah jawaban dari kelima pertanyaan yang diajukan. Ditambah dengan kata SIAPA di baris keenam, kata yang dibentuk akan menjadi SIAPA TUHAN? atau TUHAN SIAPA? Memang tujuan dari puisi ini adalah agar para pembacanya merenungkan siapa sebenarnya Sang Pencipta Yang Maha Kuasa itu khususnya di zaman dimana orang sudah mulai melupakan Tuhan seperti sekarang ini.

23 Maret 2009

G 30 S - Dalang


PKI
Pada saat Soeharto berkuasa, PKI dituduh menjadi dalang tunggal di balik G30S. Sehingga peristiwa tersebut diberi nama G30S/PKI. Alasanya yaitu; karena PKI merasa terancam oleh para jenderal AD yang sangat anti-komunis. Dan nyatanya, pelaksana lapangan operasi itu adalah Letkol Untung yang berada di bawah pengaruh PKI. Nama PKI juga sudah tercoreng ketika terjadi pemberontakan di Madiun tahun 1948. Memang sulit untuk mengatakan bahwa PKI sama sekali tidak terlibat dalam hal ini, namun banyak orang yakin ada oknum lain di belakangnya yang merupakan dalang sebenarnya.

Soekarno
Dari sebuah dokumen rahasia badan intelejen Amerika Serikat (CIA) yang baru dibuka yang bertanggalkan 13 Januari 1965 menyebutkan sebuah percakapan santai Soekarno dengan para pemimpin anti-komunis bahwa ia masih membutuhkan dukungan PKI untuk menghadapi Malaysia dan oleh karena itu ia tidak bisa menindak tegas mereka. Namun ia juga menegaskan bahwa suatu waktu "giliran PKI akan tiba. Soekarno berkata, "Kamu bisa menjadi teman atau musuh saya. Itu terserah kamu. ... Untukku, Malaysia itu musuh nomor satu. Suatu saat saya akan membereskan PKI, tetapi tidak sekarang." Pelaksana langsung operasi G30S adalah pasukan Cakrabirawa (pasukan penjaga keamanan Presiden) yang dipimpin oleh Letkol Untung. Karena merasa dirinya akan dikudeta oleh jendera-jenderalnya, ia mengambil tindakan pencegahan dengan memerintahkan Cakrabirawa untuk membereskan mereka.

Soeharto
Dikatakan bahwa Soeharto adalah orang yang haus akan kekuasaan, dapat dilihat ketika ia berturut-turut menjadi Presiden sampai 32 tahun lamanya. Pada saat itu, halangan Soeharto untuk mencapai tampuk kekuasaan adalah senior-senior AD-nya dan PKI yang dekat dengan Soekarno. G30S adalah cara bagus untuk menyingkirkan dua musuhnya sekaligus. Dengan terbunuhnya panglima-panglima AD, ia memiliki alasan untuk membasmi PKI yang dituduh melakukannya. Kedekatannya pada Letkol Untung, pelaksana lapangan operasi G30S, membuat tuduhan terhadap dirinya semakin nyata. Setelah Orde Baru berakhir, banyak sekali buku yang terbit mengacu pada G30S/Soeharto. Belum memiliki bukti, yang terdapat di sana hanyalah berupa prediksi-prediksi yang logis.

CIA
Pada saat Perang Dingin, kepentingan AS jelas sekali, yaitu untuk mencegah sebuah negara menjadi negara komunis atau pro-komunis. Hal ini telah terbukti pada intervensinya di Korea maupun Vietnam. PKI pada saat itu merupakan partai komunis terbesar ketiga di dunia. Setelah operasi G30S berhasil menyingkirkan PKI (komunis) dan juga Soekarno (anti barat), Indonesia Orde Baru menggandeng erat kapitalisme AS. Artinya, dari hasil yang ditimbulkan, adalah sangat masuk akal bahwa CIA/AS adalah dalang di balik ini semua.


Menurut Anda, siapa dalang G 30 S yang sebenarnya?

G 30 S - Kronologi

1965

30 September malam
- 1 Oktober subuh
Beberapa kesatuan tentara yang dipimpin oleh Letkol Untung menyebar ke berbagai tempat strategis di Jakarta dari markas mereka lalu menuju ke rumah tujuh jenderal AD. Tujuan mereka menangkap jenderal-jenderal tersebut. Jika ada yang melawan berarti mati di tempat, Sedangkan yang diculik hidup-hidup akhirnya dieksekusi juga di Lubang Buaya. Korban-korban G 30 S adalah:
- Letjen Achmad Yani
- Mayjen Suprapto
- Mayjen S. Parman
- Mayjen Harjono M.T
- Brigjen D.I. Panjaitan
- Brigjen Sutojo Siswomihardjo
- Lettu Piere Tendean
Sedangkan Jenderal A.H Nasution berhasil lolos.

1 Oktober (07.00)
Letkol Untung menyampaikan melalui RRI bahwa ada G30S yang baru saja terjadi yang dimaksudkan untuk menyelamatkan Presiden dari kemungkinan kudeta.
(09.00)
Presiden Soekarno dibawa ke Pangkalan Halim.Soeharto menguasai berbagai tempat strategis di Jakarta.

2 Oktober
(13.00)

RPKAD menyerang Pangkalan Halim atas perintah Soeharto.
Soeharto menghadap Soekarno di Istana Bogor.

(17.00)
Presiden memberikan surat tugas kepada Soeharto untuk memulihkan keamanan dan ketertiban.

4 Oktober
Jenazah para korban G30S ditemukan di dalam sebuah sumur tua di Lubang Buaya.

5 Oktober
Upacara HUT ABRI dirayakan dengan suasana duka pemakaman militer para korban G30S.

16 Oktober
Soeharto dilantik menjadi Menpangad.

(Setelah G30S, pada tahun 1965-1966 terjadi pembantaian orang-orang yang dianggap komunis)

1966

11 Maret
Soekarno menyerahkan SUPERSEMAR kepada Soeharto.

12 Maret
Soeharto mengumumkan pelarangan dan pembubaran PKI.

17 Maret 2009

Puisi De Santos (1)


Aku Jatuh

Aku terjebak dalam gelap
Hidup Aku tak bersayap
Mati pun Aku tak berharap
Malam buat Aku kaku
Hingga beku mati Aku

Originally by De Santos, Sept 2008

Puisi ini adalah yang disebut dengan puisi konkret. Bila Anda perhatikan puisi berjudul "Aku Jatuh" ini kata "Aku" di sana terlihat jatuh dari kiri atas ke kanan bawah. Pada saat mendapatkan ide menciptakan puisi ini, saya mencari-cari kata yang pas agar kata "Aku" bisa benar-benar terlihat jatuh. Jadi, puisi ini sebenarnya TIDAK mewakili perasaan saya pada saat itu, benar- benar hanya karangan.

13 Maret 2009

G 30 S - Latar Belakang

Untuk meninjau peristiwa G 30 S ini, kita harus menengok terlebih dahulu pada latar belakangnya.
  • Perang Dingin
    Setelah Perang Dunia II, AS dan Uni Soviet muncul menjadi dua kekuatan besar dunia. Terjadi perang tidak langsung antara kedua negara adikuasa tersebut, salah satunya perang ideologi. AS memerangi paham komunisme yang gencar disebarkan oleh Soviet. G30S (1965) terjadi pada masa Perang Dingin ini, khusunya pada saat terjadi Perang Vietnam (1959-75). Perang Dingin baru berakhir setelah runtuhnya Uni Soviet pada tahun 1991.

  • Ganyang Malaysia "Retaknya hubungan Soekarno-AD"
    Soekarno tidak terima terhadap terbentuknya Negara Federasi Malaysia pada September 1963, karena ia menganggap negara tersebut tidak benar-benar merdeka dan merupakan produk neokolonial. Lebih jauhnya, Sang Presiden memerintahkan untuk mengganyang (menyerang) Malaysia dengan kekuatan militer. Namun banyak pimpinan AD yang sebenarnya tidak setuju dan kurang yakin dengan keputusan ini. Mereka malah diam-diam mengadakan hubungan rahasia dengan pihak Malaysia. Soekarno mengetahui hal ini dan kecewa terhadap AD.

  • Perekonomian "Retaknya hubungan rakyat-Soekarno"
    Perekonomian Indonesia saat itu yang sedang buruk (inflasi 650%) mengakibatkan menurunnya dukungan rakyat kepada Soekarno. Apalagi Soekarno mengeluarkan perintah Ganyang Malaysia yang pastinya akan semakin membawa Indonesia ke dalam krisis ekonomi.

  • Angkatan Kelima "Retaknya hubungan AD-PKI"
    Pada januari 1965, ketika Indonesia keluar dari keanggotaan PBB, ide tentang pembentukan Angkatan Kelima muncul; yaitu mempersenjatai kaum buruh dan tani. Pihak militer terutama AD tidak setuju akan hal ini dan menduga bahwa ide ini adalah usul dari PKI.(TNI-AD, TNI-AL, TNI-AU, dan Kepolisian adalah empat angkatan bersenjata yang dimiliki Indonesia.)
  • Pelatihan di Lubang Buaya "Keterlibatan AU?"
    Dari keempat angkatan yang ada, hanya AU dari yang mendukung dibentuknya Angkatan Kelima. Pada bulan Juli 1965, AU yang dipimpin oleh Omar Dhani mulai melatih para sukarelawan di Halim, di daerah Lubang Buaya.

  • Isu sakit Soekarno
    Pada bulan Agustus 1965, Soekarno,-yang sebelumnya dikabarkan menderita sakit ginjal,- muntah-muntah dan jatuh pingsan. Ia segera sembuh, namun segera pula beredar isu bahwa Presiden umurnya tak akan lama lagi (pada saat itu ia berumur 64 tahun). Padahal kabar lain mengatakan bahwa Soekarno hanya masuk angin. Sampai saat itu, Nasution disebut-sebut sebagai calon kuat pengganti Soekarno. PKI tentu tidak suka karena Nasution adalah jenderal AD yang anti-PKI.

  • Isu Dewan Jenderal
    Pada bulan September 1965, tersebar isu adanya Dewan Jenderal. Isu ini mengatakan bahwa ada beberapa Jenderal AD yang hendak menggulingkan/mengkudeta Soekarno. Isu ini diperkuat dengan bocornya Dokumen Gilchrist sebelumnya (Mei 1965) yang mengesankan bahwa perwira-perwira AD bekerja sama dengan pihak AS untuk menggulingkan Soekarno.

12 Maret 2009

Gondrong Students (part 7)

Akhir kata dari rangkaian posting Gondrong Students adalah pesan-pesan di bawah ini yang saya tujukan untuk para pihak sekolah:

1. Fungsi Pendidik
  • Daripada mikirin bulu-bulu yang ada di atas kepala murid, lebih baik mikirin gimana caranya supaya pendidikan di Indonesia bisa maju (cth: pendidikan murah dll).
  • Ingat kalian pendidik, bukan tukang cukur!
  • Didiklah siswa kalian menjadi benar-benar disiplin (dalam waktu misalnya) bukannya menentukan berapa panjang bulu di atas kepala mereka.

2. Penghapus Kekeliruan
  • Sudah saatnya untuk menghentikan segala bentuk diskriminasi di sekolah, khususnya soal rambut. Ingat bahwa karakter rambut dan bentuk kepala orang diciptakan oleh Yang Kuasa dengan berbeda-beda. Hargai mereka yang berambut pendek maupun gondrong. Kebanyakan dari mereka yang berambut gondrong menghargai mereka yang berambut pendek. So, mengapa orang yang berambut pendek tidak menghargai mereka yang berambut gondrong?
  • Sekolah adalah tempat menggali ilmu pengetahuan. Dan objektivitas adalah salah satu karakteristik dari ilmu pengetahuan. Jadi tinjaulah kasus rambut gondrong ini secara objektif dan rasional.

  • Hilangkan segala strereotype atau labeling pada rambut gondrong dengan cara memperbolehkannya dan membuktikannya sendiri.

3. Praktek Kekerasan
  • Untuk para guru, lupakan tentang pedagogy-mu dan jangan panggil dirimu teladan kalau masih aja melakukan kekerasan fisik dengan memangkas rambut siswa secara paksa.

4. Hasil Tawar-menawar


  • Terakhir, adalah jalan tengah dan tawaran terakhir, yaitu sekolah hanya boleh menyarankan agar siswanya berambut pendek namun tidak dapat memaksakannya.




***

G 30 S - Pembukaan

(Posting ini didedikasikan untuk teman-teman TC 3rd cohort yang mengambil mata kuliah Sejarah Indonesia, namun terbuka pula untuk umum)

Perjalanan sejarah Indonesia merdeka dinodai oleh sebuah kejadian kelam pada tahun 1965 yang terkenal dengan sebutan G30S (Gerakan 30 September) atau GESTAPU (Gerakan September Tiga Puluh). Karena insiden ini terjadi antara tanggal 30 September malam hingga 01 Oktober dini hari, ada pula yang menyebutnya GESTOK (Gerakan Satu Oktober). Peristiwa yang dimaksudkan yaitu terbunuhnya jenderal-jenderal AD di tempat kediaman masing-masing dan di Lubang Buaya. Pembunuhan yang dilakukan terhadap mereka sarat dengan intrik politik yang masih menjadi kontroversi sampai saat ini. Oleh karena itu, topik tentang peristiwa G30S amat menarik untuk dibahas dan diperdebatkan.
Link (dari Wikipedia)

25 Februari 2009

Gondrong Students (part 6)

SMA Kolese De Britto merupakan salah satu contoh sekolah yang mengijinkan siswanya (yang seluruhnya adalah laki-laki) untuk memiliki rambut gondrong. Pendidikan sekolah yang bermarkas di Yogyakarta ini berlandaskan Ad Maiorem Dei Gloriam, yang artinya "demi kemuliaan Tuhan yang lebih besar". Di sekolah bercorak Katholik tersebut, para siswa diberikan kebebasan namun tetap dituntut untuk bertanggung jawab. Hal ini tampak dalam diberikannya kebebasan bagi para siswa untuk mengenakan baju bebas (di hari-hari tertentu) dan berambut panjang (tanpa batas), namun di balik kebebasan itu, kedisiplinan dalam bidang pengajaran sangat diperhatikan, misalnya dengan penetapan standar nilai yang tinggi. Untuk lebih jelasnya, dapat dilihat di http://id.wikipedia.org/wiki/SMA_Kolese_De_Britto atau di http://www.debritto-yog.sch.id/


SMA Kolese De Britto adalah contoh sekolah yang sudah terbuka matanya akan kebebasan siswa berambut gondrong. Kapankah sekolah-sekolah yang lain akan menyusul insyaf? Untuk sekolah-sekolah tersebut saya memiliki beberapa pesan dalam masalah ini yang akan saya tuliskan pada posting Gondrong Students berikutnya sekaligus merupakan part yang terakhir.
(Sebenarnya, saya mendapat informasi bahwa masih ada beberapa sekolah lain di Indonesia yang mengijinkan siswanya berambut gondrong, namun sayangnya, saya tidak mendapatkan alamat web sekolah-sekolah tersebut. Oleh karena itu, apabila Anda mengetahuinya, tolong beri tahu saya di kolom komentar Anda.)
***

28 Januari 2009

My other nameS

Jika pada posting saya bulan yang lalu saya sudah membicarakan tentang beberapa nama saya yang dapat diutak-atik, sekarang saya akan membahas tentang beberapa nama saya yang lain yang saya buat sendiri.

1. Doehwie
Ini cuma nama "Dwi" yang dibengkok-bengkokan. Kebanyakan dipakai untuk tertulis saja.

2. De Santos
Nama yang berbau Latin ini adalah pelesetan dari nama asli saya; Dwi SANTOSa. Baru-baru ini saja tahu arti nama ini yang sebenarnya, yaitu "De"= dari (from/of), "Santos"= orang kudus (Saints). Sepertinya memang agak berat untuk menyandang nama ini........

3. Li Shui Liong
Orang tua saya tidak memberi nama Tionghoa pada saya, maka ketika saya genap berumur 18 th, saya membuat nama Tionghoa saya sendiri. Ayah saya bermarga Li, sedangkan ibu saya Tan. Jadi, kata "Li" di depan nama ini adalah marga saya. Sedangkan arti "Shui" adalah tidur dan "Liong" adalah naga. Jadi kalau digabung, nama ini berarti "naga tidur" (sleeping dragon). Saya memilih nama ini karena pada saat itu saya sedang membaca novel sejarah Sam Kok dimana tokoh Zhuge Liang yang saya kagumi memiliki julukan ini.
Memiliki nama "Naga Tidur" bukan berarti bahwa saya cuma akan "tidur" selamanya, tapi ada makna yang dalam di balik hal itu yang masih saya rahasiakan sampai saat ini.........

4. ?
Mungkin seiring berjalannya waktu, my other names akan bertambah lagi. Namun William Shakespeare pernah berkata: "Apalah arti sebuah nama?"

Menurut Anda, apakah arti sebuah nama?